Selasa, 19 November 2019

on

Yuk Simak Aturan Minum Madu Yang Tepat Untuk Kesehatan Anak!

Madu tidak hanya memiliki rasa manis yang khas, tetapi juga mengandung sejuta manfaat untuk kesehatan tubuh anak anak dan dewasa. Meski seringkali digunakan sebagai campuran bahan makanan, minuman, atau dikonsumsi langsung setiap hari, ternyata ada takaran konsumsi yang harus diperhatikan. Sudah tahukah anda aturan minum madu yang tepat, terutama untuk anak anak? Yuk simak aturan pemberian madu pada anak berikut!

Pemberian Madu untuk Anak di Atas Usia 1 Tahun

Memberikan madu pada anak anak ternyata tidak bisa sembarangan. Agar mendapat khasiat madu secara optimal, sebaiknya anda memilih madu murni yang asli atau suplemen yang kaya kandungan bahan madu alaminya. Takaran minum madu pun harus diperhatikan agar sesuai dengan kebutuhan anak anak. Lalu bagaimana seharusnya cara konsumsi madu yang benar untuk anak?

Langkah awal mengenalkan madu pada anak, bisa dimulai sejak anak berusia 1 hingga 3 tahun. Di tahap ini, cukup berikan madu sebanyak maksimal 20 gram setiap hari agar sistem pencernaan anak beradaptasi dengan makanan baru. Kemudian ibu perlu memperhatikan reaksi tubuh anak selama 3 hari berikutnya. Jika tidak ada tanda alergi akibat madu, maka ibu boleh melanjutkan pemberian madu dengan mengikuti aturan minum madu yang benar.

Mulai usia 3 tahun, anda bisa menambah takaran madu alami misalnya Madurasa Fitkidz multivitamin anak sebanyak 2 sendok makan 1 hingga 2 kali sehari. Agar anak anak tidak merasa bosan, anda bisa menambahkan madu sebagai pengganti gula pada minuman misalnya susu, teh, atau smoothies. Madu juga boleh dipakai sebagai alternatif topping, syrup, atau pengganti saos.

Bolehkah Bayi Minum Madu?

Tidak ada aturan minum madu yang baik untuk bayi, karena belum memiliki saluran pencernaan yang matang, sebaiknya bayi berusia kurang dari 12 bulan tidak mengonsumsi madu sama sekali. Makanan atau minuman yang berbahan madu sangat tidak disarankan  untuk bayi, karena beresiko memicu botulism atau gangguan kesehatan pada saraf dan otot bayi akibat keracunan spora dari makanan yang tidak diolah tubuh dengan baik.

Perlu diketahui bahwa pencernaan bayi di bawah 1 tahun, belum mampu menangkal racun bakteri yang ada di dalam tubuh. Gejala botulisme pada bayi ini biasanya muncul sekitar 8 hingga 36 jam setelah asupan mengandung madu masuk ke tubuh bayi. Tanda tanda botulisme diantaranya tangisan lemah, susah menelan, susah buang air besar, dan pernafasan bayi terganggu, atau bahkan mengalami kejang.

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Madu?

Madu sebenarnya termasuk bahan makanan yang aman untuk dikonsumsi secara rutin setiap hari. Namun ada aturan minum madu terbaik yang disarankan para pakar kesehatan, supaya khasiat madu bisa diserap tubuh lebih baik. Waktu yang dianjurkan bagi anak anak dan dewasa mengkonsumsi Madurasa Fitkidz adalah sebelum tidur malam dan pada pagi hari sebelum beraktivitas.

Meminum madu dengan teh, susu, smoothies, roti, dan oatmeal pada pagi hari, sangat baik untuk stamina tubuh. Madu dapat menjaga suasana hati dan memberi suplai energi, untuk menunjang aktivitas sehari hari. Anda juga bisa mengkonsumsi secangkir madu murni sebelum tidur, untuk membuat tidur anda lebih rileks dan nyaman, sekaligus membantu menurunkan berat badan.

Sebagai makanan tubuh yang menyehatkan, anda sebaiknya menyediakan stok #maduyamadurasa Fitkidz untuk anak anak dan keluarga. Konsumsi madu setiap hari akan meningkatkan daya tahan tubuh anak anak dalam masa pertumbuhan, sehingga tidak mudah terserang virus penyakit dan lebih bersemangat dalam beraktivitas. Sudahkah anda dan keluarga minum madu hari ini fitkidz fit itu asik?

0 komentar:

Posting Komentar